Melalui Musrembang, Kampung Bumi Dipasena Abadi Menentukan Skala Prioritas Pembangunan 2018

 

Setiap tahunnya Kampung mengadakan musyawarah kampung untuk menentukan program-program pembangunan yang menjadi prioritas sebagai pelaksanaan dari  Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 tahun 2014.

Kamis (21/12/17) Amraluddin, Sekretaris Kampung selaku pemandu acara musyawarah perencanaan pembangunan (musrembang) menyampaikan bahwa Rencana Pembangunan tahun 2018 harus tepat dan manfaat sesuai dengan skala prioritas yang ditetapkan dalam musrembang.  Oleh karena itu berbagai lembaga dan elemen masyarakat dilibatkan dalam penentuan prioritas pembangunan kampung.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kampung Bumi Dipasena Abadi, Nuh Hudawi yang akrab dengan sapaan Gusdur ini menyampaikan bahwa Dana Desa yang akan diterima Kampung Bumi Dipasena Abadi tahun 2018 terjadi penurun sekitar 48 juta dari tahun sebelumnya.  Oleh karena itu kita harus tepat sasaran dalam menggunakan Dana Desa tersebut agar dapat memberikan manfaat terutama di bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat.

Asri Mardani selaku ketua BPK (Badan Permusyawaratan Kampung) Bumi Dipasena Abadi juga menyampaikan mengenai pentingnya musrembang untuk menemukan skala prioritas pembangunan kampung tahun 2018.  Melalui musrembang inilah setiap lembaga kampung, RW, RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan elemen masyarakat lainnya menyampaikan aspirasinya, imbuhnya.

Berbagai pendapat, saran, usulan dan masukan dari para peserta dihimpun sebagai dasar penggalian potensi-potensi dalam mencari prioritas apa saja yang akan menjadi kesimpulan dalam musrembang tersebut.

Secara umum usulan dari berbagai wilayah RW (Rukun Warga) berharap agar tetap melanjutkan pembangunan jalan infra sebagai jalan kampung yang menjadi satu-satunya jalan akses masyarakat kampung.  Struktur tanah gambut yang labil dan mudah sekali ambles membuat kita harus lebih memaksimalkan konstruksi pembangunan jalan.  Perawatan jalan agar tetap dilakukan agar titik-titik jalan yang rusak bisa segera dibenahi supaya transportasi masyarakat tidak terhambat.

Fasilitas kesehatan yang belum memadai juga menggugah masyarakat agar Pemerintah Kampung memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada.  Sebenarnya kita ada gedung medical yang bisa kita rehab menjadi gedung kesehatan yang memadai.  Ukurannyapun cukup luas dan bisa untuk rawat inap. Begitu yang dikatakan Heri, ketua RW 02.

Ketua Karang Taruna Bumi Dipasena Abadi, Dani Kurniawan juga angkat bicara.  Ia mengajukan agar Pemerintah kampung memfasilitasi kegiatan seni musik anak-anak Karang Taruna karena mengingat dengan fasilitas yang minim sekali anak Karang Taruna mampu menjuarai pagelaran Musik di Kecamatan Rawajitu Timur.  Ia berharap dengan adanya fasilitas yang memadai, dapat meningkatkan seni dan kreatifitas  anak-anak Karang Taruna untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi.   Selain itu Dani Kurniawan juga menyampaikan bahwa anak-anak Karang Taruna identik dengan kegiatan olahraga, oleh karena itu ia juga berharap ada tindak lanjut mengenai fasilitas olahraga (Lapangan Futsal) untuk menyalurkan kegiatan anak-anak Karang Taruna.

Pada akhirnya Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) tersebut menghasilkan Skala Prioritas Pembangunan Kampung Bumi Dipasena Abadi tahun 2018 sebagai berikut :

  1. Melanjutkan Pembangunan Jalan Infra
  2. Melakukan Rehab Gedung Kesehatan untuk meningkatkan fasilitas layanan kesehatan masyarakat kampung
  3. Melanjutkan Pembangunan Jalan Jalur
  4. Membangun Ruang PKK
  5. Membangun Ruang Perpustakaan
  6. Memberikan subsidi dana pembangunan gedung TPA
  7. Membangun Lapangan Futsal untuk memfasilitasi kegiatan olahraga

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan