Tidak Registrasi Ulang Kartu SIM prabayar, Bakal diblokir Total

Pemerintah mewajibkan registrasi bagi pelanggan baru sim card perdana dan melakukan registrasi ulang bagi pengguna lama dengan mencantumkan nomor NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan NKK (Nomor Kartu Keluarga).  Registrasi tersebut perlu dilakukan untuk perlindungan terhadap konsumen terkait dengan penyalahgunaan nomor telepon oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab seprti upaya penipuan pemenang undian berhadiah dan penyebaran berita-berita hoax.  Dasar hukum registrasi kartu sim ini tertuang dalam Perturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 14 tahun 2017.

Rabu (28/02/2018) pukul 24.00 adalah batas akhir registrasi ulang kartu sim prabayar.  Selanjutnya mulai 1 Maret 2018 akan dilakukan pemblokiran secara bertahap pada nomor-nomor pelanggan yang belum diregistrasi ulang.  Jika sampai 31 Maret ini pelanggan tidak juga melakukan registrasi ulang maka pada tanggal 1 April 2018 pelanggan tidak bisa lagi menerima panggilan dan sms masuk juga tidak bisa melakukan panggilan dan sms keluar.  Kemudian jika pelanggan tidak juga melakukan registrasi hingga 30 April maka per tanggal 1 Mei 2018 akan dilakukan pemblokiran total terhadap seluruh layanan telepon, sms serta layanan data internet.  Demikian diberitakan dalam situs resmi Kominfo, Kamis (1/3/2018).

Bagi pelanggan yang sampai hari ini belum melakukan registrasi ulang, segera lakukan registrasi ulang, siapkan Kartu Keluarga (KK) lalu kunjungi link website operator seluler dibawah ini sesuai dengan kartu sim yang kita miliki :

  1. Telkomsel https://www.telkomsel.com/daftar-ulang-prepaid
  2. Indosat https://myim3.indosatooredoo.com/registration
  3. XL https://registrasi.xl.co.id/ulang
  4. Axis  https://axisnet.id/rr
  5. Three https://registrasi.tri.co.id/
  6. Smartfren https://my.smartfren.com/prepaid_reg.php

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan